hari ini capek sekali. dan rasanya moodku hari ini juga datar, jadi hari ini bener” gak ada rasanya.
tadi aku jemput mama dari toko di mall trus kita makan di foodcourt lantai atas.
selagi makan kita ngobrol”, ada kakak perempuanku juga disana.
tiba” setelah ngomong sana sini trus mama nyeletuk, “eh makanan ini enak, gimana kalo nanti yg ulang tahun makan disini aja?” “oh iya habis ini adek kan yang ulag tahun?” saut kakakku.
ya, memang ultah terdekat di keluarga kami setelah ini adalah aku.
lalu mama bertanya, “kamu mau nggak ngajak temen”mu makan disini?” belum aku sempat menjawab lalu mama bilang “kamu punya temen nggak??”
jleb.
aku tau memang dibanding dg kakakku aku tidak suka bicara.
aku tau kakakku memang orang yang humble dan aktif.
tapi aku nggak menyangka mama bisa bertanya hal sejahat itu tanpa memikirkan bagaimana perasaanku!
walaupun aku pendiam, tentu saja aku masih punya teman!!
aku tidak sebodoh itu seperti patung yang hanya berdiam diri dan tidak bergerak kemanapun.
mencari teman tentu aku bisa!
memang tidak semua hal aku ceritakan pada mama. mungkin hanya hal yg penting” saja
tapi…
hanya karena itu lalu dengan sakitnya ia berkata seperti itu padaku.
sakit! rasanya benar” sakit!!!!
setelah kami kenyang, lalu kami pulang.
diperjalanan pulang, mama dan kakakku mengobrol hal ini dan itu yg menurutku hanya basa basi. bagiku itu tidak penting dan rasanya ah.. nggak perlu lah untuk dibicarakan.
aku tau persepsi orang berbeda-beda. tapi menurutku memang begitulah nyatanya.
di mobil aku hanya duduk diam berpura” tidur supaya mereka tidak mengajakku ngobrol.
padahal.. aku sedang menangis. luka yang dalam menancap dihati ini, tidak bisa kucabut lagi.